Simulasi Perhitungan Token Listrik 100 Ribu

Berikut simulasi perhitungan pada pembelian token listrik:

Membeli pulsa voucher listrik Rp100 ribu

Biaya manajemen bank (tergantung bank) Rp1.600. Sisa uang Rp100 ribu-Rp1.600 = Rp98.400

Biaya materai (tidak dibebankan alasannya ialah kurang dari Rp250 ribu)

Pajak penerangan jalan (PPJ) untuk DKI Jakarta sebesar 2,4 persen dari tagihan listrik.

PPJ Rp2,4 persen x Rp98.400 = Rp2.361,6. Sisa uang Rp98.400-Rp2.361,6 = Rp96.038,4.

Jadi, pelanggan PLN dengan golongan R-I/TR 900 VA, Rp96.038,4 dibagi Rp605/kWh (tarif listrik untuk golongan 900 VA), balasannya 158,74 kWh.

Sedangkan untuk pelanggan PLN dengan golongan R-I/TR 1.300 VA, R-I/TR 2.200 VA, dan R-I/TR 3.500 VA, Rp96.038,4 dibangi Rp1.352/kWh (tarif listrik untuk golongan 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.500 VA), balasannya 71,03 kWh.

sumber http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/671183-dituding-ada-mafia-voucher-listrik--ini-perhitungan-pln

Related : Simulasi Perhitungan Token Listrik 100 Ribu

0 Komentar untuk "Simulasi Perhitungan Token Listrik 100 Ribu"