Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang, serta perbedaannya

Tahukah kamu apa sebenarnya yang dimaksud dengan Negara Maju dan Negara Berkembang, serta apa perbedaan antara Negara Maju dan Negara Berkembang tersebut?, Pengelompokan Negara-negara Oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) berdasarkan Kategori Ekonomi di negara tersebut dibagi menjadi  Negara Maju dan Negara berkembang.

Negara Maju (Develoved Country) dan Negara Berkembang (Negara Berkembang), Indonesia yang sebelumnya sebagai Negara Berkembang, namun sekarang sudah termasuk salah satu Negara dalam Kategori Negara Maju.

Lalu Bagaimana cara PBB untuk membedakan suatu negara termasuk kategori Negara Maju atau Negara Berkembang?, dan Apa saja perbedaan antara Negara maju dengan Negara berkembang, berikut penjelasannya.

Penjelasan Mengenai Negara Maju dan Negara berkembang serta perbedaannya

Tahukah kamu apa sebenarnya yang dimaksud dengan Negara Maju dan Negara Berkembang Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang, serta perbedaannya
Gambar oleh TheDigitalWay dari Pixabay


A. Negara Maju

Pengertian Negara Maju

Negara Maju adalah Negara yang Memiliki Standar Hidup cukup tinggi dan merata, baik melalui Teknologi maupun bidang Perekonomiannya.

Suatu Negara termasuk kategori Negara Maju jika Negara tersebut memiliki perkembangan ekonomi yang merata serta mengikuti kemajuan teknologi lebih baik, dibandingkan dengan negara yang tidak termasuk ke dalam kategori negara maju. Dalam pengertiannya, Negara maju adalah negara yang berdaulat yang memiliki infrastruktur dari teknologi yang tinggi serta ekonomi yang mencukupi. Negara maju juga disebut sebagai Negara Industri, sebab Negara tersebut memiliki kelebihan dari segi ekonominya yang sangat berkembang. Di beberapa negara yang dikategorikan sebagai negara maju ini dari segi SDA ( Sumber Daya Alam) dan SDM ( Sumber Daya Manusia ) telah digunakan dengan maksimal dan secara merata.


Karateristik Negara maju

Segi Ekonomi
Dilihat dari segi ekonominya, Negara Maju memiliki karateristik sebagai berikut.
  1. Banyak para penduduknya memiliki pekerjaan dibidang industri dan jasa.
  2. Pendapatan Negara tinggi per kapitanya.
  3. Adanya keseimbangan antara para pencari kerja dan lowongan pekerjaannya, sehingga tingkat pengangguran terbilang rendah.
  4. Tingkat kemiskinan rendah
  5. Memiliki perkembangan industri yang sangat tinggi
  6. Kesejahteraan, kualitas hidup, serta produktivitas masyarakat tergolong cukup tinggi.
  7. Pemakaian listrik serta energi lainnya lebih besar dibanding negara yang lain.
  8. Penggunaan atau pemanfaatan SDA ( Sumber Daya Alam) secara efektif dan efisien.

Segi Sosiodemografi
Dari segi sosiodemografinya, diantaranya sebagai berikut.
  1. Infrastruktur yang tinggi serta maju
  2. Angka kelahiran yang rendah
  3. Angka kematian bayi tergolong rendah
  4. Tingkat harapan hidup tinggi.
  5. Kebanyakan penyebab kematian adalah dari segi gaya hidup.
  6. Pertumbuhan penduduk tergolong rendah dan cenderung menurun.
  7. Perkembangan teknologi menuju yang lebih baik
  8. Faktor pendidikan masyarakat tinggi.
  9. Mayoritas penduduk tinggal di perkotaan.
  10. Angka penduduk yang buta huruf sangat rendah.


B. Negara Berkembang

Pengertian Negara berkembang

Negara Berkembang adalah negara yang memiliki taraf kesejahteraan penduduk yang masih menengah atau masih berkembang serta faktor infrastruktur dan pembangunannya yang masih rendah dibandingkan dengan negara maju.

PBB ( Perserikatan Bangsa Bangsa ) menggunakan istilah Negara Berkembang untuk ditunjukkan Pada negara-negara yang memiliki pendapatan perkapita yang tinggi serta rendah, yang bergantung pada sektor perdagangannya. Negara Berkembang memiliki kekurangan yaitu dalam segi infrastrukturnya, seperti fasilitas kesehatan, komunikasi, pendidikan serta transportasi.

Negara Berkembang juga banyak disebut sebagai Negara Agraris berdasarkan Faktor perekonomian utamanya. Terlihat pada pertanian. Contohnya, Kerbau lebih banyak digunakan untuk membajak sawah dibanding traktor.


Karateristik Negara Berkembang

Segi Ekonomi
Dari segi ekonominya, dapat dikategorikan sebagai berikut.
  1. Mayoritas penduduk bermatapencaharian di sektor pertanian atau perkebunan.
  2. Tingkat pendapatan perkapita tergolong rendah.
  3. Sering bergantung pada produksi pertanian seperti Tanaman dan mineral.
  4. Penggunakan dan pemanfaatan SDA ( Sumber Daya Alam ) yang kurang optimal.
  5. Perekonomiannya banyak bergantung pada negara-negara maju.
  6. Produktivitas masyarakat tergolong rendah.
  7. Angka kemiskinan yang tinggi.
  8. Angka pengangguran yang tinggi karena kurangnya lowongan pekerjaan.

Segi Sosiodemografi
Dari segi sosiodemografinya, diantaranya sebagai berikut.
  1. Angka kelahiran yang tinggi.
  2. Angka kematian bayi tergolong cukup tinggi.
  3. Keadaan sosial adalah faktor utama penyebab kematian.
  4. Faktor pendidikan yang tergolong rendah.
  5. Pertumbuhan penduduk tergolong tinggi.
  6. Tenaga kerja muda serta kurang berpengalaman cenderung tinggi.
  7. Perpindahan penduduk dari desa ke kota cenderung tinggi karena mencari lowongan perkejaan dan juga memperbaiki kehidupan.
  8. Tingkat buta huruf yang tinggi.



Berbagi ilmu pengetahuan umum
dikutip dari berbagai sumber

Related : Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang, serta perbedaannya

0 Komentar untuk "Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang, serta perbedaannya"