Orang Jawa itu mempunyai tabiat yang halus dan lembut dalam bertutur kata. Kepada siapa saja niscaya ada etika yang harus dilakukan alasannya yaitu kalau disepelekan maka beliau kan aib sendiri.
Ketika kita berbicara kepada orang yang lebih tua, contohnya yaitu kepada kakek dan nenek, dapat saja kita berbicara basa Jawa ngoko menyerupai kepada mitra kita.
Tapi bagaimana risikonya kalau si kakek dan nenek tersebut bjustru bicaranya halus menggunakan basa jawa krama, jadi aib sendiri kan jadinya.
Lalu kepada siapa saja basa jawa ngoko ini dipergunakan?
1. Bocah padha bocah.
2. Wong cecaturan (sing wis raket).
3. Wong sing luwih tuwa marang wong enom.
Itulah tujuan basa jawa ngoko boleh diucapkan.
Contohnya adalah:
1, Kowe aja mangan dhisik.
2. Sliramu aja mangan dhisik.
Ketika kita berbicara kepada orang yang lebih tua, contohnya yaitu kepada kakek dan nenek, dapat saja kita berbicara basa Jawa ngoko menyerupai kepada mitra kita.
Tapi bagaimana risikonya kalau si kakek dan nenek tersebut bjustru bicaranya halus menggunakan basa jawa krama, jadi aib sendiri kan jadinya.
Lalu kepada siapa saja basa jawa ngoko ini dipergunakan?
1. Bocah padha bocah.
2. Wong cecaturan (sing wis raket).
3. Wong sing luwih tuwa marang wong enom.
Itulah tujuan basa jawa ngoko boleh diucapkan.
Contohnya adalah:
1, Kowe aja mangan dhisik.
2. Sliramu aja mangan dhisik.
0 Komentar untuk "Yang Memakai Basa Ngoko Serta Contoh"